Breaking News
"Berita" adalah sajian informasi terkini yang mencakup peristiwa penting, fenomena sosial, perkembangan ekonomi, politik, teknologi, hiburan, hingga bencana alam, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kontennya disusun berdasarkan fakta dan disampaikan secara objektif, akurat, dan dapat dipercaya sebagai sumber referensi publik.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Jejak Kejahatan Komandan KKB Jaringan Aibon Kogoya Ditangkap di Nabire

cek disini

Tambrauw –  Jejak Kejahatan Komandan Setelah menjadi buronan selama berbulan-bulan, aparat keamanan akhirnya berhasil menangkap Komandan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) jaringan Aibon Kogoya dalam operasi gabungan di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Penangkapan ini menjadi pukulan besar bagi jaringan KKB yang kerap menebar teror dan kekerasan di wilayah pegunungan tengah Papua.

Penangkapan dilakukan oleh Tim Gabungan Satgas Damai Cartenz bersama TNI-Polri pada Rabu (6/11) dini hari. Operasi berlangsung cepat dan senyap di kawasan Kelurahan Siriwini, Nabire, tanpa tembakan sama sekali. Sosok yang ditangkap diketahui bernama YT alias “Yulianus Teke” (34), yang disebut-sebut sebagai komandan lapangan KKB jaringan Aibon Kogoya.


Penangkapan Tanpa Perlawanan di Nabire

Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol Faizal Ramadhani, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan Yulianus dalam kondisi hidup.

“Benar, kami telah menangkap salah satu pimpinan KKB yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Yang bersangkutan merupakan komandan lapangan jaringan Aibon Kogoya. Saat ditangkap, pelaku tidak melakukan perlawanan,” ujar Faizal dalam konferensi pers di Nabire, Kamis (7/11).

Jejak Kejahatan Komandan
Jejak Kejahatan Komandan

Baca Juga :  Tambrauw Lanjutkan Pembangunan Gereja Advent di Kampung

Penangkapan dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan intelijen yang telah dilakukan selama beberapa pekan terakhir. Petugas mendapati bahwa Yulianus berpindah-pindah tempat untuk menghindari deteksi aparat, bahkan sempat menyamar sebagai pekerja bangunan di Nabire.

Dari tangan pelaku, aparat menyita sejumlah barang bukti penting, antara lain senjata api rakitan, amunisi, dokumen organisasi, dan uang tunai puluhan juta rupiah yang diduga hasil pemerasan terhadap warga setempat.


Rekam Jejak Kelam: Dari Aibon Kogoya hingga Serangan di Intan Jaya

Nama Yulianus Teke tidak asing di telinga aparat keamanan. Ia disebut sebagai orang kepercayaan Aibon Kogoya, salah satu pimpinan KKB paling dicari yang beroperasi di wilayah pegunungan tengah Papua.

Menurut data Satgas Damai Cartenz, Yulianus telah lama terlibat dalam berbagai aksi kejahatan bersenjata, terutama di wilayah Intan Jaya, Paniai, dan Dogiyai. Beberapa aksi brutal yang melibatkan dirinya antara lain:

  1. Penyerangan Pos TNI di Intan Jaya (2022) – Yulianus terlibat dalam aksi penembakan terhadap pos pengamanan di wilayah Sugapa, yang menewaskan satu anggota TNI.

  2. Perampasan Logistik di Paniai (2023) – Ia memimpin aksi perampasan logistik dan bahan makanan dari kendaraan distribusi pemerintah, serta membakar mobil pengangkut bantuan.

  3. Penyanderaan Warga Sipil di Dogiyai (awal 2024) – Yulianus bersama kelompoknya disebut menyandera tiga warga sipil yang dituduh sebagai mata-mata aparat, sebelum kemudian dilepaskan setelah ditekan aparat keamanan.

  4. Penyebaran Propaganda Separatis – Yulianus juga aktif menyebarkan video ancaman dan propaganda pro-kemerdekaan di media sosial, dengan membawa simbol bendera Bintang Kejora.

“Dia bukan pemain baru. Sudah lama menjadi tangan kanan Aibon Kogoya. Dalam struktur organisasi mereka, Yulianus adalah komandan lapangan yang memimpin langsung aksi di wilayah pedalaman,” kata Kombes Faizal.


Aibon Kogoya dan Jaringan KKB yang Tersebar di Pegunungan Tengah

Jaringan Aibon Kogoya merupakan salah satu fraksi KKB paling aktif dan brutal di Papua. Kelompok ini beroperasi di wilayah Intan Jaya dan sekitarnya, dengan pola gerilya dan serangan terhadap aparat maupun fasilitas pemerintah.

Kelompok ini disebut memiliki hubungan dengan jaringan KKB pimpinan Egon Asso dan Sabinus Waker, dua nama besar dalam daftar kelompok bersenjata yang menolak keberadaan pemerintah Indonesia di Papua.

“Jaringan Aibon Kogoya dikenal sebagai kelompok keras. Mereka bukan hanya menyerang aparat, tapi juga kerap menekan masyarakat sipil agar ikut mendukung gerakan mereka,” ujar salah satu sumber di Satgas Damai Cartenz.

Penangkapan Yulianus diharapkan menjadi langkah awal untuk memutus rantai komando di tubuh jaringan tersebut. Saat ini, aparat tengah memburu sejumlah anggota lain yang diyakini masih bersembunyi di wilayah pegunungan.


Operasi Damai Cartenz Fokus Pendekatan Humanis dan Penegakan Hukum Tegas

Satgas Damai Cartenz menegaskan bahwa operasi keamanan di Papua tidak hanya bersifat militeristik, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis dan penegakan hukum yang berimbang.

“Kami tidak ingin masyarakat takut. Operasi kami tidak untuk menekan warga, tapi untuk menegakkan hukum dan melindungi mereka dari ancaman kelompok bersenjata,” jelas Faizal.

Setelah penangkapan, Yulianus langsung dibawa ke Mako Satgas Damai Cartenz di Nabire untuk pemeriksaan intensif. Dari hasil interogasi awal, aparat mendapat petunjuk baru terkait keberadaan beberapa anggota KKB lain di wilayah Intan Jaya dan Paniai.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *