Breaking News
"Berita" adalah sajian informasi terkini yang mencakup peristiwa penting, fenomena sosial, perkembangan ekonomi, politik, teknologi, hiburan, hingga bencana alam, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kontennya disusun berdasarkan fakta dan disampaikan secara objektif, akurat, dan dapat dipercaya sebagai sumber referensi publik.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Hay Bunau Varilla Jalan Amerika Kuasai Terusan Panama

cek disini

Fef Tambrauw – Hay Bunau Varilla Di balik kemegahan Terusan Panama, jalur air strategis yang menghubungkan Samudra Atlantik dan Pasifik, tersembunyi kisah diplomatik yang penuh intrik dan kepentingan besar. Salah satu momen paling krusial dalam kisah ini adalah penandatanganan Hay–Bunau-Varilla Treaty, sebuah perjanjian kontroversial antara Amerika Serikat dan Panama yang ditandatangani pada 18 November 1903.

Hay Bunau Varilla
Hay Bunau Varilla

Baca Juga : Satgas TNI Manunggal Membangun Desa ke-126 Mulai Bekerja

Perjanjian ini memberikan Amerika Serikat kekuasaan penuh untuk membangun, mengelola, dan mengontrol Terusan Panama. Namun ironisnya, perjanjian ini tidak ditandatangani oleh warga Panama sendiri, melainkan oleh seorang diplomat asal Prancis, Philippe-Jean Bunau-Varilla, yang bahkan bukan warga negara Panama.


 Latar Belakang: Ketertarikan Amerika Terhadap Terusan

Sejak abad ke-19 negara-negara besar seperti Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat menyadari pentingnya memiliki jalur air yang mempersingkat pelayaran dari timur ke barat. Setelah proyek Prancis gagal membangun terusan di Panama akibat masalah teknis dan wabah penyakit, Amerika Serikat melihat peluang besar.

Namun, saat itu Panama masih menjadi bagian dari Kolombia. Ketika negosiasi AS dengan pemerintah Kolombia gagal, AS diam-diam mendukung gerakan kemerdekaan Panama dari Kolombia.

Hanya beberapa hari setelah Panama menyatakan kemerdekaannya pada 3 November 1903, diplomat Prancis Bunau-Varilla, yang memiliki hubungan erat dengan Amerika dan kepentingan dalam proyek terusan, menandatangani perjanjian dengan John Hay, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat.


 Isi Penting Hay–Bunau-Varilla Treaty

Perjanjian ini memberi Amerika Serikat hak eksklusif yang sangat luas, antara lain:

  • Kendali penuh atas Zona Terusan Panama, wilayah sepanjang 16 km di kedua sisi jalur terusan.

  • Hak untuk membangun, mengatur, dan mempertahankan Terusan Panama tanpa campur tangan negara lain.

  • Otoritas untuk menggunakan kekuatan militer untuk melindungi wilayah terusan.

  • Hak ini diberikan kepada Amerika “selamanya”.

Dengan kata lain, Panama memberikan kedaulatan atas wilayah terpentingnya kepada Amerika hanya beberapa hari setelah menjadi negara merdeka.


Kontroversi dan Penolakan

Yang membuat perjanjian ini semakin dipertanyakan adalah:

  • Bunau-Varilla tidak mewakili rakyat Panama. Ia bahkan belum pernah menginjakkan kaki di negara baru tersebut.

  • Rakyat Panama dan banyak tokoh nasional menolak keras isi perjanjian, namun tidak diberi kesempatan untuk menyuarakan pendapatnya.

  • Perjanjian dianggap sebagai bentuk “diplomasi paksa” oleh Amerika Serikat untuk mengamankan kepentingannya.

Meskipun begitu, pemerintah sementara Panama tetap menerima perjanjian tersebut, karena merasa berada dalam posisi lemah dan membutuhkan dukungan Amerika.


 Dampak Langsung: Terusan Panama Dibangun

Setelah perjanjian ditandatangani, Amerika Serikat segera memulai pembangunan Terusan Panama pada tahun 1904. Proyek besar ini selesai pada tahun 1914, dan sejak itu Amerika:

  • Mengontrol Zona Terusan selama hampir 100 tahun,

  • Menghasilkan keuntungan besar dari lalu lintas kapal internasional,

  • Menggunakan zona tersebut sebagai pangkalan militer strategis di Amerika Latin.

Sementara itu, banyak rakyat Panama merasa bahwa mereka telah kehilangan kendali atas tanah airnya sendiri—dan hidup di bawah bayang-bayang kekuatan asing.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *