Tambrauw – Pria asal Bondowoso Seorang pria lanjut usia asal Bondowoso dilaporkan hilang setelah mandi di sungai dan akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.
Korban diketahui bernama Nawadi, warga Dusun Krajan, Desa Prajekan Lor, Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso.
Pria berusia 71 tahun itu awalnya berpamitan kepada keluarga untuk mandi di Sungai Sampean Baru pada sore hari.
Namun, hingga malam hari korban tidak kunjung kembali ke rumah, membuat pihak keluarga mulai merasa khawatir
Baca Juga : Kasus santri tewas di pondok pesantren kediri
Keluarga korban lalu mencari ke sekitar sungai dan hanya menemukan pakaian serta alat mandi milik Nawadi di tepi sungai.
Dugaan awal menyebutkan bahwa Nawadi terpeleset dan hanyut terbawa arus sungai yang cukup deras saat itu.
Pihak keluarga segera melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa dan diteruskan kepada pihak berwenang.
Tim pencarian gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan relawan dikerahkan untuk mencari korban sejak malam itu.
Proses pencarian sempat terkendala oleh medan sungai yang curam serta arus yang masih cukup kuat.
Petugas melakukan penyisiran sepanjang aliran Sungai Sampean Baru sejauh beberapa kilometer dari titik hilangnya korban.
Upaya pencarian berlangsung selama dua hari penuh dengan melibatkan perahu karet dan alat pendeteksi korban di air.
Pada hari kedua pencarian, jasad Nawadi akhirnya ditemukan sekitar 6 kilometer dari lokasi awal dia diduga hanyut.
Lokasi penemuan berada di wilayah Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo, tepatnya di antara bebatuan aliran sungai.
Saat ditemukan, posisi korban dalam keadaan tertelungkup dan telah menunjukkan tanda-tanda meninggal dunia.
Jasad kemudian dievakuasi ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut oleh tim medis.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, murni akibat tenggelam.
Setelah proses administrasi selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Suasana duka menyelimuti rumah korban setelah jenazah dibawa pulang oleh tim relawan dan keluarga.
Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan
















